Rabu, 29 April 2015

Minggu, 08 Februari 2015

Hai kalian...

Satu organ yang sepasang
Kuat-kuat ya kalian
Kalian harus kerja lebih kuat
Maaf merepotkan kalian

Minggu, 25 Januari 2015

Simpan energi

Ku lihat dari kejauhan rasanya harus berlari untuk mengejarnya
Setengah perjalan baru ku tanyakan pada diriku "sia-sia kah lari ku ini ?"
Harusnya aku tidak perlu berlari sejauh ini bahkan sejauh itu
Karna seharusnya tujuan ku hanya sampai tengah saja
Setengahnya ???
Orang diujung sana yang harusnya juga berlari menuju titik tengah
Ku sudahi lari ku ini
Aku tidak berhenti
Aku hanya mengurangi energi ku
ya, Aku Berjalan...

Minggu, 18 Januari 2015

Tidak pada mestinya

Waktu semakin berkurang
Daya semakin melemah
Jiwa yang tidak pada raganya

Selasa, 16 Desember 2014

Membagi beban

Aku bukan aku yang ada di dalam cermin itu.
Aku ingat kau, ya kau yang menarik ku terlilit dalam pusaran mu.
Kau yang membagi beban mu di pundak ku.
Sekarang pundak ku sudah terasa pegal.
Mungkin saatnya kau mencari sosok yang bisa menggantikan ku untuk membagi beban mu.

Cukup dipermukaan

Aku hanya baru sampai dipermukaan.
Rasanya tidak akan ku teruskan sampai dasar.
Aku harus segera kembali tujuan awal ku.
Terima kasih sudah memberikan ku tempat untuk beristirahat sejenak.

Selasa, 11 November 2014

Datanglah sesekali

Dua kali datang saja kau sudah membuat mereaka tersenyum. Rupanya mereka rindu akan hadir mu. Mereka yang biasanya muram, hari ini kutemui dengan wajah senang berseri. Ahhh senangnya melihat mereka tersenyum. Rupanya kau lah yang selama ini mereka tunggu. Datanglah sesekali dan tegurlah mereka. Karna dengan senyum mereka, akan banyak hanya hati yang ikut tersenyum.

Senin, 10 November 2014

Ah, untuk apa

Mestinya mereka saling menyapa dengan lebih dalam. Aku tau mereka saling memandang walau tak saling menatap. Aku tau hati mereka saling berbicara walau tak saling berucap. Mereka merasa ini terlalu cepat untuk terjadi. Ah, untuk apa mereka menatap dan saling berbicara kalau hanya untuk bertengkar diakhir cerita.

Lamunan rindu

Ada yang mengusik hati dari tempatnya. Mungkin bisa kusebut dia "Rindu". Hai, hujan sore tadi terasa sangat sepi dan dingin. Ku tenangan jiwa sambil ku senderkan badan. Oh, sang ingatan pun bekerja membuka memori yang sudah tertutup rapi. Muncul satu persatu bayang perjalanan, dia, kenangan. Ah, sekejap pikiran ku terhanyut. Karna kita pernah melewati deras hujan ini berdua. Sadar, saat ini kita sudah di tempat, di waktu, dan di hati yang berbeda. Sudah hentikan lamunan rindu ini. Biarkan dingin menyimpan kisah sore tadi.

Minggu, 09 November 2014

Nak...

Kamu gundah ? Ya
Kamu kesal ? Ya
Kamu sedih ? Ya
Kamu marah ? Ya
Kamu lelah ? Ya

Istirahatlah kamu, nak.

Jumat, 07 November 2014

Hay nona

Kebebasan macam apa lagi yang kau inginkan nona ?
Bukankah selama ini sudah kami bebaskan nona ?
Tidakkah kau sadar, kami selalu khawatir akan pilihan mu nona ?
Sadarkah keputusanmu terkadang terlalu ekstrem nona ?
Apa kamu selalu merasa dilarang nona ?
Hatimu bersedih nona ?
Kamu marah nona ?

Kamis, 30 Oktober 2014

Katanya dan Nyatanya

Katanya bebas nyatanya terpenjara
Katanya boleh nyatanya jangan
Katanya iya nyatanya nggak

Begitulah hidup...

Kamis, 25 September 2014

Sendiri

Banyak yang datang mendekat
Kemudian ada yang tetap bertahan dan ada yang pergi

Maaf,,
Hati ini masih rapat untuk dibuka
Hati ini masih terlalu tenang untuk dibuat gaduh
Hati ini sedang bersemangat mencapai CITAnya bukan CINTAnya

Biar tubuh ini merasakan nikmatnya SENDIRI.
Bahagia sendiri
Senang sendiri
Tertawa sendiri
Menangis sendiri
Terjatuh sendiri
Sakit sendiri

Minggu, 14 September 2014

Racau

Hati bergumam sesak
Mau marah, entah apa
Teriak, rahang terlalu lemas
Meracau, mulut terkunci
Menangis, mata mengantuk
Kesal, hanya diam

Jumat, 05 September 2014